Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2008

Asia Future Shock-Krisis, Gejolak, Peluang

Judul buku: Asia Future Shock-Krisis, Gejolak, Peluang, Kegoncangan, Ancaman Masa Depan Asia Penulis: Michael Backman Penerjemah: Meda Satrio Penerbit: Ufuk Press, Jakarta , 2008 Tebal buku: x + 292 halaman Ramalan Krisis Global Asia Krisis global atau krisis keuangan global yang sedang mendera Amerika Serikat. Inilah buah ketergantuan para investor bermodal besar pada spekulasi-spekulasi yang dominan dalam bisnis bursa efek. Sektor riil tidak banyak berjalan, tidak seperti yang selama 30 tahun belakangan ini menopang Asia . Justru merosotnya mata uang global itu akibat bisnis riil tidak diperhatikan di sana . Alhasil, krisis pun dengan mudah mendera pada surat-surat bisnis bernilai milyaran dolar. Apakah kasus yang bikin panik Amerika dan Eropa itu akan merembet ke kawasan Asia ? Tidak mudah memprediksi pola krisis keuangan global akan mendera Asia atau tidak, dalam kurun 3-6 bulan ke depan. Namun bila ditilik dari pertumbuhan ekonomi di kawasan

Ironi Negeri Beras

Khudori , Ironi Negeri Beras , Yogyakarta : Insist Press, Juni 2008, x+366 halaman termasuk indeks Beras dalam Pergulatan Politik Beras dan politik seperti tidak ada sangkut pautnya. Beras adalah bahan pangan kita, sementara politik adalah alat perjuangan untuk mendesakkan kepentingan tertentu. Beras sangat konkrit, sedangkan politik sangat absurd . Akan tetapi dalam jalinan pergulatan kebudayaan rakyat kontemporer, dua kata itu menjadi mesra seperti pasangan suami istri. Dalam sejarah negara Indonesia , beras dan politik selalu mengemuka. Di masa Orde Baru politik beras yang bergulir adalah swasembada beras – saking berlimpah sempat diekspor--, beras murah, dan petani tetap makmur. Sementara pasca reformasi politik beras yang bergulir beras langka, beras mahal, tetapi petani tidak makmur. Bahkan jutaan produsen beras (petani) terlilit dalam kemiskinan. Aneh. Tetapi kenyataan perberasan kita dewasa ini demikian adanya. Adakah yang salah dengan perberasan kita? Buku Ironi

Geneologi Islam Radikal di Indonesia: Gerakan, Pemikiran, dan Prospek Demokrasi

Prospek Islam Radikal untuk Demokrasi Judul: Geneologi Islam Radikal di Indonesia: Gerakan, Pemikiran, dan Prospek Demokrasi Penulis: M Zaki Mubarak Pengantar: M Syafii Anwar Penerbit: LP3ES, Jakarta, April 2008 Tebal: xxxvii + 384 halaman Peresensi: Kholilul Rohman Ahmad Publikasi: SUARA MERDEKA (Semarang) edisi Minggu 07 Juli 2008 Kekerasan mewarnai peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni 2008. Publik dikejutkan kehadiran tokoh kontroversial. Munarman namanya. Laki-laki asal Sumatera ini menjadi perhatian publik dalam waktu relatif singkat. Tiba-tiba seluruh media cetak-elektronik nasional dan lokal membahasnya. Pemberitaan terhadapnya seolah-olah di- setting untuk menegaskan agenda tertenhtu. Meskipun hal ini dibantah oleh pelaku media sendiri. Namun anehnya, dalam kasus peringatan lahir Pancasila di Mona itu, AKBB (aliansi Kebebasan Berkeyakinan dan Beragama) yang menjadi korban kekerasan malah tidak terkenal. Justru yang terkenal adalah pelaku kekerasan, yakni Munarwa

Sejarah Filsafat Barat dan Kaitannya dengan Kondisi Sosio-Politik, Zaman Kuno hingga Sekarang

Seputar Pertanyaan Filosofis dalam Filsafat Barat Judul buku : Sejarah Filsafat Barat dan Kaitannya dengan Kondisi Sosio-Politik, Zaman Kuno hingga Sekarang Penulis : Bertrand Russell Penerjemah : Sigit Jatmiko, Agung Prihantoro, Imam Muttaqien, Imam Baihaqi, Muhammad Shodiq Penerbit : Pustaka Pelajar, Yogyakarta, Cet , November 2002 Tebal : xxvi+1110 halaman Konsepsi-konsepsi tentang kehidupan dunia yang kita sebut 'filosofis' dihasilkan oleh dua faktor: pertama, konsep-konsep religius dan etis warisan; kedua, semacam penelitian yang bisa disebut 'ilmiah' dalam pengertian luas. Kedua faktor ini mempengaruhi sistem yang dibuat oleh para filsuf secara perseorangan dalam proporsi yang berbeda-beda, tapi kedua faktor inilah yang, sampai batas-batas tertentu, memunculkan filsafat. Menurut Bertrand Russell, filsafat adalah sesuatu yang berada di tengah antara teologi dan sains. Sebagaimana teologi, filsafat berisikan pemikiran mengenai masalah-masalah yang pengetahua

Panduan Lengkap Melahirkan

Kado Terindah untuk Calon Ayah-Ibu Judul: Panduan Lengkap Melahirkan Penulis: Lutfiatus Sholihah Penerbit: Diva Press, Yogyakarta, 2008 Tebal: 324 halaman Menanti kelahiran bayi adalah saat yang mendebarkan bagi pasangan baru, ketika menanti bayi pertama lahir di bumi, menambah penduduk bumi. Bagi bumi kelahiran bayi di jaman modern ini dipandang sebagai beban karena semakin banyak bayi lahir akan semakin banyak beban yang harus ditanggung oleh bumi, antara lain makan, kebutuhan BBM, kebutuhan sandang, dan papannya. Namun bagi pasangan baru yang belum mempunyai keturunan, bayi adalah berkah dan sumber kebahagiaan yang tak terelakkan/tak ternilai/tak bisa dilukiskan dengan angka-angka. Oleh sebab itu, bayi adalah momentum yang sangat dinantikan sekaligus bagi kakek-neneknya untuk dapat segera menimang cucu. Sehingga bukan pada tempatnya mempersoalkan bertambahnya penduduk bumi dalam kupasan buku ini. Inti pembahasan buku ini adalah mengantar calon ibu dan calon bapak untuk d

PERMENDIKNAS NOMOR 2 TAHUN 2008

PERMENDIKNAS NOMOR 2 TAHUN 2008 Buku Gratis, Kiamat bagi Penerbit? Oleh Kholilul Rohman Ahmad Buntut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permen) Nomor 2 Tahun 2008 tentang Buku, sebelas lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mengajukan judicial review (peninjauan kembali) ke Mahkamah Agung. Gerakan LSM yang tergabung dalam Kelompok Independen untuk Advokasi Buku (Kitab) ini menilai pemerintah melegalkan pelepasan tanggungjawab penyediaan buku gratis bagi siswa. Pro-kontra masih berjalan. Artikel ini mencoba menganalisis penerbit (spesialis buku pelajaran) agar tetap survive. Dalam tuntutan Kitab menyatakan, memang pemerintah melakukan hal baik dengan membeli hak cipta buku lalu meng- upload di internet sehingga bisa diakses siapapun secara gratis sebagai sumber belajar. Kebijakan ini menjamin tersedianya buku teks pelajaran secara murah. Akan tetapi, dalam pendidikan dasar, pendidikan itu gratis, termasuk penyediaan buku teks pelajaran. Oleh sebab itu Kitab memandang keluarnya Perm

Komunikasi Politik Nahdhatul Ulama

"Kaum Sarungan" dalam Pergaulan Politik Judul buku: Komunikasi Politik Nahdhatul Ulama: Pergulatan Pemikiran Politik Radikal dan Akomodatif Penulis: Asep Saeful Muhtadi Penerbit: LP3ES, Jakarta, Desember 2004 Tebal: xxxiv + 296 halaman (termasuk indeks) Peresensi: Kholilul Rohman Ahmad (Pustakawan, alumnus Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Ngunut Tulungagung, Jawa Timur) Buku ini menganalisis dinamika politik ormas NU (Nahdlatul Ulama) dari sudut pandang komunikasi. Penulis menggunakan sampel NU sebagai kajian utama buku ini karena NU mempunyai basis warga yang signifikan untuk bahan kajian, selain dinamikanya selama bergelut di dunia politik telah banyak merasakan asin-manis-pahitnya. Gagasan utama buku ini terletak pada analisis atas keunikan faktor-faktor politik yang ikut mempengaruhi dinamika politik dalam konteks komunikasi, antara lain: kiai, pesantren, massa nahdliyin, dan adagium (bahasa) yang dipakai. Faktor-faktor ini menjadi satu-kesatuan komunikati

Sejarah Modern Awal Asia Tenggara

Judul buku: Sejarah Modern Awal Asia Tenggara Judul asli: Charting The Shape of Early Modern Southeast Asia (Thailand, 1999) Penulis: Anthony Reid Penerjemah: Sori Siregar, Hasif Amini, Dahris Setiawan Pengantar: RZ Leirissa Penerbit: Pustaka LP3ES Indonesia, Jakarta, 2004 Tebal buku: xxiv+398 halaman termasuk indeks Pergulatan Kawasan Rempah-Rempah Asia Tenggara merupakan kawasan strategis dalam menyelesaikan dilema krusial sejarah modern kewilayahan regional tahap awal. Tetapi apakah ini memang benar-benar sebuah kawasan? Pertanyaan bernada meragukan ini sering dikemukakan beberapa pengamat kewilayahan. Sebab berbeda dengan Eropa, India, Dunia Arab, Cina, bahkan seluruh Asia Timur yang “terpengaruh budaya Cina” ( sinicized ), Asia Tenggara tidak mempunyai persamaan agama, bahasa, atau kebudayaan klasik (kecuali negeri yang bersinggungan langsung dengan India) yang besar dan tidak pernah menjadi bagian dari sebuah negara ( polity ) tunggal. Namanya saja diberikan pihak luar untuk memu

Ijtihad Politik Ulama: Sejarah Nahdlatul Ulama 1952-1967

Judul buku: Ijtihad Politik Ulama: Sejarah Nahdlatul Ulama 1952-1967 Judul asli: Ulama and Politics in Indonesia a History of Nahdlatul Ulama 1952-1967 Penulis: Greg Fealy Penerjemah: Farid Wajidi, Mulni Adelina Bachtar Penerbit: LKiS Yogyakarta-The Asia Foundation, Maret 2003 Tebal buku: xx + 438 halaman Historiografi Kebudayaan “Jalan Tengah” Ulama Indonesia Argumen pokok yang dibangun buku ini adalah bahwa tindakan NU dalam berpolitik sama sekali bukan tanpa prinsip; NU sebenarnya selalu konsisten berpegang pada ideologi politik keagamaan yang meletakkan prioritas tertinggi pada “perlindungan terhadap posisi Islam dan para pengikutnya” (Greg Fealy). *** Masyarakat memandang ulama mempunyai tempat yang sangat tinggi dalam kehidupan sosial. Hal ini antara lain karena faktor sejarah penyebaran Islam di Indonesia terjadi ketika supremasi institusi khilafah (politik) sangat lemah. Memang ada lembaga politik Islam bernama sultan (: kesultanan dari Aceh hingga Nusa Tenggara) pada awa